Seboroik keratosis adalah bintik kulit jinak seperti kutil yang sering muncul di usia dewasa. Kenali ciri-ciri, penyebab, dan cara menghilangkannya secara aman di Klinik dr. Khé & Co.
Seboroik keratosis adalah salah satu jenis pertumbuhan kulit jinak yang sering muncul seiring bertambahnya usia. Kondisi ini ditandai dengan bintik atau plak menonjol berwarna coklat, hitam, atau kekuningan yang tampak seperti kutil, namun tidak berbahaya dan bukan kanker kulit. Meski begitu, banyak orang merasa terganggu secara estetika karena bentuknya yang menonjol dan kadang terlihat mengilap seperti lilin.
Seboroik keratosis (juga disebut seborrhoeic wart) merupakan pertumbuhan non-kanker yang berasal dari sel-sel epidermis. Lesi ini bersifat jinak, tidak menular, dan biasanya muncul pada orang dewasa berusia 40 tahun ke atas. Walaupun bisa tumbuh di area mana saja, bintik ini paling sering muncul di wajah, leher, punggung, dada, dan tangan.
Seboroik keratosis tidak akan berubah menjadi kanker kulit, namun pada beberapa kasus bisa sulit dibedakan dengan melanoma (kanker kulit ganas). Oleh karena itu, pemeriksaan oleh dokter kulit sangat dianjurkan jika bintik tampak berubah warna atau bentuk.
Penyebab pasti belum diketahui, namun beberapa faktor berikut dapat meningkatkan risiko:
Seboroik keratosis tidak berbahaya. Namun, periksa ke dokter jika:
Hal ini untuk memastikan bukan melanoma atau jenis kanker kulit lainnya.
Sebagian besar tidak membutuhkan pengobatan, namun bisa dihilangkan jika mengganggu penampilan atau sering teriritasi. Perawatan yang umum dilakukan di klinik antara lain:
Semua prosedur ini harus dilakukan oleh dokter kulit berpengalaman untuk menghindari infeksi atau bekas luka.
Karena penyebab pastinya belum diketahui, pencegahan total sulit dilakukan. Namun, langkah berikut bisa membantu:
Ingin tahu lebih lanjut atau konsultasi tentang cara menghilangkan Seboroik Keratosis tanpa bekas? Hubungi kami di Klinik dr. Khé & Co – Kelapa Gading untuk mendapatkan perawatan aman dan profesional.